Kiat Menghadapi Ujian Nasional by mimin Mainpedia :D



Waaww sudah lama tidak ngeblog (kalo gak salah post terakhir bulan juli 2013 :D ) cukup lama vakum sampai-sampai yang awalnya mendapat pagerank 2 malah sekarang jadi 0 hahaha, akhirnya saya bisa membuat lagi sebuah postingan di blog saya yang usang ini




Baik, sebagai pemanasan saya akan memposting sebuah artikel tentang pendidikan, awalnya bermula karena permintaan wali kelas untuk mengemukakan pendapat tentang kiat menghadapai UN dan akhirnya saya posting disini. Mungkin ada beberapa point yang kurang pantas, tapi silahkan dikaji sendiri lah (udah gede masa diajarin lagi :p)

Berdoa
Berdoa merupakan suatu hal mutlak yang wajib dilakukan sebelum memulai kegiatan, karena hasil dari segala sesuatu yang kita lakukan adalah Yang Maha Kuasa Penentunya, sedangkan kita manusia hanya bisa berusaha untuk melakukan yang terbaik.

Tenang
Tenang, tidak usah panik apalagi sampai depresi memikirkan UN dengan paket soal yang disebut-sebut melebihi jumlah siswa dalam ruangan alias lebih dari 20 paket.

Jaga Kesehatan
Bagaimana jika tiba-tiba jatuh sakit menjelang UN?, tentu  akan sangat merepotkan bukan? Maka dari itu jagalah kesehatan diri masing-masing, kurangi begadang, atur pola makan, jaga asupan gizi dan juga imbangi dengan olah raga yang teratur, cukup dan aman.

Mohon motivasi dari orang terdekat
Dengan mendapat dukungan dari orang terdekat tentu akan sangat berpengaruh terhadap kinerja kita dalam belajar dan mejalai UN, motivasi tersebut bisa berasal dari orang tua, saudara, teman dekat atau pacar (kalau punya)

Belajar
Belajar adalah poin utama yang mesti dilaksanakan dalam menghadapi UN, bagaimanapun juga hanya dengan mempelajari materi/pelajaran yang akan di UN kan yang pada nantinya bisa membantu kita untuk mempermudah dalam menjawab soal-soal UN.

Jangan hanya menghafal, latihan menjawab soal juga penting!
Menghafal kadang-kadang tidak serta merta menjadi solusi efektif dalam mempersiapkan diri untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi UN, karena bisa saja membuat pola pikir kita menjadi kaku karena terpaku pada kalimat-kalimat yang mesti kita hafal. Solusi lain adalah dengan menjawab soal-soal yang berhubungan dengan materi yang pada nantinya akan muncul pada saat UN. Soal-soal tersebut bisa saja dari buku yang kita peroleh di sekolah, membeli sendiri buku bank soal, atau dengan mencari contoh-contoh soal di internet.

Ikuti jam belajar di sekolah dengan baik
Bersungguh-sungguhlah mengikuti pelajaran di kelas, jangan sampai mebuat onar apalagi bolos atau meninggalkan jam pelajaran di kelas. Bercanda di saat jam pelajaran hendaknya juga dikurangi karena selain menurunkan konsentrasi kita pada pelajaran, hal tersebut bisa juga mengganggu teman lain yang memang sedang sungguh-sungguh menyimak pelajaran di kelas.

Kurangi kegiatan yang tidak berhubungan dengan UN
Mulailah berfikir untuk lebih focus masa depan, belajarlah menolak ajakan teman dengan halus. Jangan terlalu mengambil hati perkataan teman yang mengatakan kita tidak setia kawan karena menolak ajakan mereka untuk hangout, bermain atau melakukan hal lain yang tidak berhubungan dengan UN.
Manfaatkan teknologi
Mengingat system UN sekarang yang menggunakan code sebagai identitas soal, maka menggunakan gadget atau ponsel yang bisa melakukan scanning terhadap bar code/QR code bisa membantu kita mengetahui kode paket pada lembar soal. Selain itu siapkan juga paket internet atau materi pelajaran yang bisa disimpan dalam gadget/ponsel dikala jawaban yang diharapkan tidak tersedia diotak dikarenakan kendala lupa atau otak “hang” saat menjalani UN.

Buat rencana “E” dan Ekspresikan Sisi Estetis Dalam Diri *
Rencana E yang saya maksudkan disini adalah “Emergency and Esthetic” yang saya artikan sebagai suatu “Situasi gawat dan Seni”. Bisa saja menjelang ujian nasional kita merasa kelabakan karena terlalu banyak materi yang harus dikuasai, maka dari itu tidak ada salahnya kita menyediakan kertas-kertas kecil yang berisi kutipan-kutipan materi yang kira-kira akan muncul saat ujian. Atau bisa juga dengan membuat karya seni tato temporer yang berisikan materi ujian di bagian tubuh tertentu yang mudah dijangkau mata tanpa membuat pengawas UN menjadi terganggu.

Pembentukan tim sukses *
Tim sukses yang saya maksud disini adalah orang diluar ruangan UN (bisa dirumah atau dimana saja) yang bisa kita mintai bantuan melalui komunikasi via SMS atau BBM atau media obrolan lain untuk membantu menjawab soal ujian saat kita benar-benar tidak mampu menjawab soal ujian. Kedengarannya agak sedikit merepotkan orang lain, tapi apabila bisa dilakukan alangkah baiknya karena dapat memberi pertolongan saat kita kesulitan menjawab soal UN.


  * = Tidak direkomendasikan, jika dilaksanakan resiko tanggung sendiri


Demikian postingan dari saya, semoga bermanfaat  :)

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah membaca dan berkunjung
jangan lupa tinggalkan sebuah komentar :)